10 Penyebab Mengapa Kepala Sering Pusing


sick stressed woman suffering from headache, stress, hangover

Pexels.com

Pusing mengacu pada serangkaian sensasi, seperti perasaan seolah-olah ruangan itu berputar dan merasa tidak stabil secara fisik. Pusing memiliki banyak kemungkinan penyebab, yang mungkin berhubungan dengan lingkungan eksternal seseorang, obat yang diminum, atau kondisi yang mendasarinya. Pusing yang berulang dan parah dapat secara signifikan mengganggu kehidupan seseorang. Namun, ini jarang menunjukkan keadaan darurat medis. Biasanya, seseorang akan dapat mengidentifikasi penyebab pusing mereka. Namun, gejala ini dapat terjadi secara tak terduga atau tanpa alasan yang jelas.

Penyebab pusing dapat berkisar dari perubahan fisik sementara hingga kondisi medis mendasar yang lebih serius.

10 Penyebab Kepala Sering Mengalami Pusing :

1. Vertigo

Banyak orang menggunakan istilah “vertigo” dan “pusing” secara bergantian. Meskipun kondisi ini menciptakan sensasi serupa, mereka sedikit berbeda. Ketika seseorang merasa pusing, mereka bisa merasa pusing atau bingung. Vertigo, di sisi lain, mengacu pada sensasi gerakan buatan. Vertigo dapat menyebabkan orang merasa seolah-olah lingkungan di sekitar mereka berputar atau miring. Vertigo terjadi karena perkembangan masalah di telinga bagian dalam. Penyebab vertigo dapat meliputi :

  • Vertigo posisi paroksismal jinak
  • Vertigo posisi paroksismal jinak berkembang ketika partikel kalsium karbonat berkumpul di saluran telinga bagian dalam.
  • Kanal-kanal ini mengirim informasi tentang posisi tubuh dan gerakan ke otak, tetapi kehadiran partikel kalsium menyebabkan otak salah membaca informasi.

2. Penyakit perjalanan

Gerakan berulang dari berada di dalam kendaraan, seperti mobil, pesawat terbang, atau kapal, dapat mengganggu struktur telinga bagian dalam, menyebabkan pusing, mual, dan muntah. Orang menyebutnya “mabuk perjalanan” atau “mabuk laut”. Gejala mabuk perjalanan biasanya mereda begitu orang tersebut menginjakkan kaki di tanah yang kokoh.

3. Migrain

Migrain adalah jenis sakit kepala berulang yang dapat menyebabkan nyeri berdenyut atau berdenyut di satu sisi kepala. The American Migraine Foundation memperkirakan bahwa 30-50% orang akan mengalami pusing selama episode migrain. Kadang-kadang, orang mengalami kepala sering pusing sebelum timbulnya episode migrain. Gejala neurologis lainnya, atau aura, dapat mendahului rasa sakit dari sakit kepala migrain. Aura dapat memengaruhi penglihatan, ucapan, dan kontrol motor seseorang.

4. Tekanan darah rendah

Penurunan tekanan darah yang tajam dapat menyebabkan sensasi ringan kepala ringan. Perubahan tekanan darah dapat terjadi setelah duduk atau berdiri terlalu cepat. Kondisi lain yang dapat menyebabkan perubahan tekanan darah termasuk : dehidrasi, kehilangan darah, reaksi alergi yang parah, atau anafilaksis, kehamilan, Minum obat-obatan tertentu, seperti diuretik, beta-blocker, atau antidepresan, juga dapat menyebabkan perubahan tekanan darah.

5. Penyakit kardiovaskular

Kondisi yang memengaruhi sistem kardiovaskular, seperti penumpukan plak di arteri dan gagal jantung kongestif, dapat menyebabkan pusing. Orang-orang mungkin mengalami pusing atau merasa pusing sebelum atau setelah serangan jantung atau stroke.

6. Kekurangan Zat Besi

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kondisi yang disebut anemia, di mana tubuh tidak memiliki cukup darah yang kaya oksigen. Membuat perubahan diet yang tepat dan mengkonsumsi suplemen zat besi dapat membantu mengobati bentuk anemia defisiensi besi ringan. Orang yang memiliki kekurangan zat besi parah mungkin memerlukan transfusi darah.

7. Hipoglikemia (gula darah rendah)

Hipoglikemia terjadi ketika glukosa darah, atau gula darah, turun di bawah tingkat normal. Gejala hipoglikemia dapat muncul secara tiba-tiba dan bervariasi dalam tingkat keparahannya. Beberapa gejala ini termasuk : pusing,kehilangan keseimbangan, kelelahan.

8. Penyakit telinga bagian dalam autoimun

Penyakit telinga bagian dalam autoimun (AIED) mengacu pada kondisi di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang telinga bagian dalam. AIED dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada satu atau kedua telinga.

9. Stres

Stres jangka panjang atau kronis dapat berkontribusi pada perkembangan masalah kesehatan yang signifikan, seperti depresi, kecemasan, penyakit jantung, diabetes, atau disfungsi kekebalan tubuh. Selama respons stres, otak melepaskan hormon yang memengaruhi sistem pernapasan dan kardiovaskular. Hormon-hormon ini mempersempit pembuluh darah, meningkatkan denyut jantung, dan menyebabkan pernapasan cepat dan dangkal. Respons ini dapat menyebabkan kepala sering terasa pusing.

10. Kecemasan

Pusing adalah gejala umum dari sumber cemas. Namun, hubungan yang tepat antara keduanya bervariasi di antara orang-orang. Beberapa orang mungkin mengalami serangan kecemasan yang memicu pusing, sementara yang lain mungkin tiba-tiba pusing yang memicu serangan kecemasan. Peristiwa yang penuh tekanan, seperti ujian atau situasi emosional yang menantang, dapat memicu serangan kecemasan. Orang-orang mungkin merasa pusing, bingung, dan mual selama serangan kecemasan.

Sumber :

www.medicalnewstoday.com

www.webmd.com 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>